Ikatan Dokter Anak Indonesia
Indonesian Pediatrics Society

The Importance of Parent – Infant Bonding towards Infant Mood Regulation

Tjhin Wiguna
Abstrak

Bonding atau ikatan emosi antara orangtua dan anak usia di bawah tiga tahun ( anak usia batita) merupakan suatu ikatan timbal balik yang sangat penting bagi tumbuh kembang seorang anak. Teori yang berkaitan dengan bonding ini sudah dijelaskan sejak beberapa dekade yang lalu namun peran dalam praktik klinik masih dirasakan terbatas. Bonding sudah mulai terbentuk sejak bayi dalam kandungan dan berlangsung terus sampai beberapa tahun kemudian. Oleh karena itu setiap gangguan yang terjadi sejak masa kandungan sampai dengan lahirnya anak dapat mengganggu proses keseimbangan ikatan orangtua – anak usia batita ini, sehingga berdampak dalam proses perkembangan dan regulasi emosi anak. Klaus dan Kennell menyatakan bahwa ikatan antara ibu – anak usia batita ini dapat berlangsung optimal jika bayi dan ibu dipersatukan sedini mungkin segera setelah lahir. Disregulasi mood pada anak usia batita merupakan salah satu contoh adanya gangguan keseimbangan ikatan ibu – anak usia batita; kondisi tersebut membuat anak usia batita mengalami kesulitan dalam menyesuaikan dirinya terhadap berbagai jenis perasaan dan rangsangan yang berkaitan dengan pengalaman emosionalnya, terutama dalam kaitan dengan pengalaman emosional yang bersifat negatif. Disregulasi mood yang tidak tertangani cenderung membuat pertumbuhan bayi terganggu dan dapat berdampak terhadap terjadi nya ganggal tumbuh dari anak tersebut, dan tentunya juga mengakibatkan terganggunya perkembangan anak. Oleh karena itu, deteksi dini dari permasalahan ikatan ibu – anak usia batita ini sangat penting dikenali sehingga intervensi dini dapat diberikan dalam usaha untuk mencapai pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal serta perbaikan derajat kesehatan ibu pada umumnya terutama dalam kaitan dengan kesehatan jiwa ibu. Sari Pediatri 2016;17(6):478-84.

 

The Importance of Parent – Infant Bonding towards Infant Mood Regulation

Mother – infant bonding is a reciprocal emotional relationship that contributes significantly towards infant development. The theoritical review of bonding has been mentioned since several decades but the implemention in clinical practices is still not consistently applied. The mother – infant bonding develops from pregnacy until several years later after the baby is borned. Nevertheless, each problems that occur during that period have an effect on mother – infant bonding development and later on might give an impact on infant mood development and regulation respectively. Klaus and Kennel mentioned that mother – infant bonding develops optimally if the rooming in between mother and baby starts soon after the delivery. Disequilibrium towards bonding development might trigger an infant mood dysregulation that makes an infant couldn’t cope with the external stimulation and his/her subjective experience especially in relation with the negative emotional experience. Infants with mood dysregulation tend to grow inoptimally and will further experiences failure to thrive; on the other hand, they also tend to be under develop compared to other infants. Early detection on mother – infant bonding development is a must in order to support the maternal mental wellbeing and an optimal infant growth and devlopment. This paper try to discuss the mother – infant bonding development especially related with the infant mood development. Sari Pediatri 2016;17(6):478-84.

Kata kunci: parent-infant bonding, mood dysregulation, infant, mother – infant bonding


Unduh Fulltext (dibutuhkan Adobe Acrobat)